Kisahku kembali terulang, kini aku mulai terpisah lagi dengan pacarku, setelah sekian lama aku mendambakan momen - momen peting dengan kebersamaan tidak pernah terwujud. Entah sampai kapan semua ini akan berakhir, aku merasa perjuangan menuju rumah tangga begitu berat, sangat berat sekali cobaan yang harus aku lalui dengan pacar saya, kita sering bertengkar dengan masalah yang tidak perlu di pertengkarkan, kita banyak bersimpangan dalam berbagai hal ( Ya allah semoga aku tidak larut dalam kesedihan ini ).
Begitu banyak hal yang terlalui, jika aku pikir lagi hal sedemikian yang terlalui adalah hal yang mustahil bagiku, dengan begitu nekatnya aku dan kamu ketika itu, pergi bersama pada tengah malam, dengan sepinya malam, dan dengan dinginya malam, sang jaket pun tak mampu menahan dinginya dan menempus tulang yang masih 22 tahun dan terlelapnya semua orang, tapi kita mampu lalui bersama, dan ketika itu hujan dan dingin bersatu menyerah kita secara brutal, gigiku pun menari oleh serangan dingin, dan sang hujan menghujam wajahku, sakit tapi aku kuat demi kamu, jalan pun tidak bersahabat ketika itu, kamu terlihat cantik dengan kerudung osismu ketika itu, hujan pun tak sanggup merubah kecantikanmu.Semoga ini bagian dari takdir cinta kita...





